Greeting

Selamat datang di Blog Humas SMP Negeri 11 Depok .....
Alamat : Jalan Murbai Komplek Sukatani Permai Kecamatan
Tapos - Kota Depok
Telepon : (021) 874 0148

Visi-Misi

VISI DAN MISI SMP NEGERI 11 DEPOK

VISI:

UNGGUL DALAM PRESTASI BERDASARKAN IMAN DAN TAQWA SERTA PEDULI LINGKUNGAN HIDUP

MISI:

1. Meningkatkan Keunggulan sekolah dalam bidang akademik dan non akademik

2. Meningkatkan prestasi melalui proses belajar mengajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

3. Meningkatkan profesionalisme guru dalam mendidik.

4. Meningkatkan dedikasi dan kedisiplinan seluruh warga sekolah

5. Meningkatkan kedisiplinan dalam melaksanakan kewajiban umat beragama

6. Menciptakan lingkungan sekolah yang asri dan nyaman

7. Mewujudkan Kerjasama yang harmonis antar warga sekolah dan masyarakat

8. Mewujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan

9. Menciptakan sekolah yang peduli lingkungan melalui 3 R, drainase, dan MCK sehat.

Thursday, April 4, 2013

Karya Tulis: Lingkungan Bersih Hidup Menjadi Sehat



KARYA TULIS

LINGKUNGAN BERSIH,
HIDUP MENJADI SEHAT




DISUSUN OLEH:

DYAH AYU CAHYANINGRUM
KELAS VIII.1




PEMERINTAH KOTA DEPOK
DINAS PENDIDIKAN KOTA DEPOK
SMP NEGERI 11 DEPOK
TAHUN 2012


KATA PENGANTAR

Ucapan puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas ridho dan bimbingan-Nya sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan dengan baik.
Karya tulis ini kami susun secara rinci dan terdapat pada sumber-sumber yang dapat dipercaya. Karya tulis ini juga disampaikan agar setiap masyarakat bisa menjaga lingkungan dan tidak menyebabkan sarang penyakit.
Karya tulis ini kami kembangkan sedemikian rupa agar pembaca bisa memahami maksud dari karya tulis ini.
Kami dari pihak penyususn mengucapkan terima kasih atas semua pembaca karya tulis. Agar bisa bermanfaat bagi yang membaca.
Kritik dan saran kesempurnaan karya tulis ini sangat kami harapkan dan kami terima dengan ikhlas.



Penyusun


DAFTAR ISI

halaman sampul............................................................................................................... 1
Lembar Pengesahan........................................................................................................
Kata Pengantar............................................................................................................... 2
Daftar Isi.............................................................................................................................. 3
A.      PENDAHULUAN................................................................................................................. 4
1.      Latar Belakang Masalah..................................................................................................... 4
2.      Tujuan.................................................................................................................................... 4
3.      Rumusan Masalah.............................................................................................................. 4
4.      Teknik Pembahasan............................................................................................................ 4
B.      PEMBAHASAN MASALAH............................................................................................... 5
1.      Penyebab penumpukan sampah di sembarangan tempat.......................................... 5
2.      Cara membuat lingkungan bersih dan hidup sehat...................................................... 6
C.      PENUTUP............................................................................................................................. 8
1.      Kesimpulan........................................................................................................................... 8
2.      Saran...................................................................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................................ 9    


A.    PENDAHULUAN


1.      Latar Belakang
Latar belakang karya tulis ini adalah mengenal apa yang dimaksud sampah, cara menganalisis jenis-jenis sampah, penyebab penumpukan sampah, cara mengurangi penumpukan sampah, upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi penumpukan sampah, dampak penumpukan sampah, dan manfaat sampah. Maka untuk itu kami ingin menerangkan bagian-bagian tersebut dalam karya tulis ini.
2.      Tujuan
Tujuan dari karya tulis ini adalah untuk mewujudkan lingkungan terlihat bersih dan sehat. Maka dalam tujuan ini kami membahas beberapa hal yaitu cara menjaga lingkungan agar terlihat bersih, cara menjaga tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit, cara penanaman pohon agar lingkungan tampak bersih dan sehat.
3.      Rumusan Masalah
-          Apa yang menyebabkan sampah menumpuk di sembarangan tempat?
-          Bagaimana cara membuat lingkungan bersih dan sehat?
4.      Teknik Pembahasan
Dalam hal ini, kami pihak penyusun untuk dalam teknik pembahsan ini, kami melihat dari lingkungan masyarakat yang berada di sekitar lingkungan masyarakat tempat tinggal kami dan dari sumber-sumber buku yang sejenis dengan hal yang kami bahas dalam karya tulis ini.


B.    PEMBAHASAN MASALAH


1.      PENYEBAB PENUMPUKAN SAMPAH DISEMBARANGAN TEMPAT
a.      Pengertian Sampah
Sampah adalah berbagai kotoran yang sangat sulit diuraikan dan yang bersumber dari perilaku masyarakat yang tidak sadar akan pentingnya lingkungan bagi kehidupan manusia. Mereka tidak sadar jika lingkungan sangat penting kehidupannya jika tidak lingkungan tidak mungkin kita bisa hidup karena lingkungan adalah tempat tinggal kita semua. Bahkan manusia telah membuat lingkungan penuh dengan sampah. Mereka tidak sadar bahwa sampah sangat sulit untuk diuraikan.
b.      Jenis-Jenis Sampah
Dalam kehidupan sehari-harikita dapat menemukan beberapa sampah, mulai sampah yang mudah diuraikan hingga yang sulit diuraikan. Sampah dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
a)      Sampah Organik
Sampah organik adalah sampah yang mudah diuraikan dan dapat dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari, yang termasuk sampah organik adalah tumbuh-tumbuhan yang sudah mati dan membusuk. Sehingga dapat menjadi pupuk secara alami dan dapat membuat tanah menjadi subur.
b)      Sampah Non Organik
Sampah non organik adalah sampah yang sangat sulit diuraikan karena sampah jenis ini termasuk sampah yang berasal dari tingkah laku manusia yang membuang sampah sembarangan, yang termasuk sampah non organik adalah plastik. Plastik bahan yang sangat sulit untuk dapat diuraikan jika tidak dibakar terlebih dahulu maka sampah plastik tidak dapat berubah. Plastik dapat diuraikan dengan cara dibakar, baru setelah dibakar plastik akan menjadi abu dan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos.
c.       Penyebab Penumpukan Sampah
Sampah pada dasarnya merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari suatu sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang tidak mempunyai nilai ekonomis bahkan mempunyai nilai ekonomis negatif, karena dalam penanganannya memerlukan biaya yang cukup besar apabila tidak ada penanganan yang baik tentu akan mengakibatkan terjadinya perubahan keseimbangan lingkungan yang merugikan atau tidak diharapkan dan dapat mencemari lingkungan, baik tanah, air, maupun udara. Sampah menumpuk dimana-mana karena tingkah laku manusia yang membuang sampah di mana-mana hingga sampah menumpuk di sembarangan tempat.
d.      Cara Mengurangi Penumpukan Sampah
Seharusnya sampah dibuang pada tempatnya. Jika perlu dibakar saja agar tidak menumpuk. Sampah yang menumpuk akan mencemari lingkungan dan merugikan. Lebih baik dibakar atau dibuang pada tempatnya.
e.      Upaya Yang Dilakukan Pemerintah
Upaya yang dilakukan pemerintah selama ini adalah menyediakan berbagai tempat pembuangan sampah yang disediakan di sudut-sudut tertentu. Kemudian sampah tersebut diangkut dengan truk yang akan dibuang pada pembuangan terakhir. Di sanalah akhirnya sampah dibakar.
f.        Manfaat Sampah
Sampah adalah bahan yang tidak bermanfaat tetapi banyak juga kegunaan sampah. Sampah dapat dimafaatkan sebagai pupuk agar tanah dapat menjadi sunur.
g.      Dampak Penumpukan Sampah
Sampah menjadi salah satu faktor penyebab dari berbagai masalah. Sampah yang menumpuk menyebabkan berbagai sarang penyakit dan bisa menjadikan bencana alam yang besar karena penumpukan sampah menyebabkan banjir. Hal ini sudah banyak terjadi di mana-mana. Banyak banjir karena sampah.

2.      CARA MEMBUATKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN HIDUP SEHAT
a.      Cara Menjaga Lingkungan Terlihat Bersih
Agar lingkungan terlihat bersih dan sehat kita harus bisa menjaga lingkungan agar tampak bersih dan indah. Harusnya dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menjaga lingkungan agar tampak indah. Hal yang dapat dilakukan dengan cara: membersihkan lingkungan setiap hari, membuang sampah pada tempatnya, lingkungan dibuat tampak rindang dengan ditanami tanaman dan bunga-bunga.
b.      Cara Menjaga Tubuh Agar Terhindar dari Berbagai Penyakit
Agar tubuh kita terhindar dari penyakit kita harus bisa menjaga kesehatan tubuh. Dalam hal ini tubuh kita tidak lepas dari faktor lingkungan. Jika lingkungan kotor maka akan mengakibatkan tubuh mudah terserang penyakit. Seharusnya lingkungan kita buat menjadi bersih agar kita dapat menjaga kesehatan tubuh. Kita dapat menjaga kesehatan tubuh dengan cara membersihkan diri sendiri dan lingkungan secara teratur.
c.       Cara Penanaman Pohon Agar Lingkungan Tampak Bersih dan Sehat
Ada banyak hal yang dapat kita lakukan agar membuat lingkungan tampak indah. Salah satunya dengan cara penanaman pohon di lingkungan-lingkungan tempat tinggal kita. Agar hal itu bisa terwujud maka kita lakukan penanaman pohon dan tidak menebangi pohon-pohon agar hutan tidak menjadi gundul.
Mengapa alam sangat berarti bagi makhluk hidup, terutama manusia? Mengapa kita harus peduli dan mencintai alam? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mingkin terpikirkan di dalam benak kita. Alam sangat berarti dan berperan penting bagi makhluk hidup dan kehidupan di muka bumi. Alam dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya merupakan warisan nenek moyang kita dan titipan cucu di masa mendatang yang patut kita jaga kelestariannya dan keberlnjutannya. Kita beserta anak dan cucu tentu menginginkan lingkungan yang serasi dan lestari agar dapat melangsungkan hidup.
Alam yang serasi dan lestari adalah alam yang mengandung berbagai komponen ekosistem secara seimbang. Setiap komponen di dalam ekosistem berinteraksi dan membutuhkan oleh karena itu, kita harus menyayangi alam dengan cara memelihara dan melestarikannya. Keseimbangan inilah yang harus tetap dijaga agar keanekaragaman sumber daya alam tetap lestari dan terjamin. Keseimbangan alam dapat terganggu atau rusak. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya alamsebaiknya diusahakan secara arif dan bijaksana sesuai keseimbangan alam.
Selain itu kamu tentu pernah mendengar atau bahkan mengalami beberapa peristiwa kerusakan alam di Indonesia seperti banjir, tanha longsor, semburan dan banjir lumpur panas, pencemaran air limbah, kepunahan species hewan dan tumbuhan, kebakaran hutan, polusi udara oleh kendaraan bermotor atau hasil industri, dan peristiwa lainnya.
Tidak sedikit dari peristiwa tersebut merupakan perbuatan manusia yang mendominasi alam secara berlebihan. Hal ini secara langsung dan tidak langsung berdampak negatif terhadap manusia, makhluk hidup lain, alam itu sendiri dan tentu saja kehidupan di muka bumi ini.

Dalam istilah lingkungan konsep 5 R sudah sering Anda dengar atau mungkin kali ini baru Anda dengar. Konsep 5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle(Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Istilah – istilah ini sering disebutkan dalam upaya melestarikan lingkungan hidup. Untuk dapat diterapkan, berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R.
1. Recycle
Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse
Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
3. Reduce
Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat menguarangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.


4. Replace
Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
5. Replant
Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohnya melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akan menjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.
Dengan menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan memlihara lingkungan agar tidak rusak atau tercemar.


























C.     PENUTUP


1.      Kesimpulan
Sampah bahan yang sangat sulit diuraikan. Seharusnya kita tidak membuang sampah secara sembarangan. Lebih baik sampah kita manfaatkan sebagai pupuk. Lingkungan yang bersih akan membuat tubuh tidak mudah terserang penyakit.
2.      Saran
Harusnya sampah dapat kita manfaatkan agar lingkungan tampak bersih dan tidak ada penumpukan sampah di sembarangan tempat dan kita dapat melindungi tempat tinggal kita dengan sekaligus mungkin agar tidak menjadi sarang penyakit dan juga penumpukan sampah.


DAFTAR PUSTAKA


Senti MS, Suharto. 1997. Pendidikan Kesehatan. Jakarta. Penerbit PT. Arjuna Graha Sentosa
Wijaya, Asep Yudha. 2008. Berbahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta. Penerbit Pusat Pembukuan
Sudarmawarti. 2007. Pembuatan Kompos. Jakarta. Balai Pustaka
S. Kurso. 1995. Cara Pembuatan Pupuk. Jakarta. PT. Penebar Suwadaya

Sejarah Plastik



SEJARAH PLASTIK
OLEH : HENI NURYATUN, S. Pd.

Plastik menggantikan bola biliar yang semula terbuat dari semen.

 Adalah Alexander Parkes, orang yang pertama kali memperkenalkan istilah plastik. Ketika itu, Parkes memperkenalkannya di sebuah Great International Exhibition di London pada 1892.
Salah satu hasilnya adalah ketika bola biliar yang semula terbuat dari semen digantikan dengan bahan temuan Hyatt ini. Sayangnya, temuan Hyatt dianggap kurang bagus sebab jenis plastik ini sangat mudah meleleh di udara panas dan akhirnya bentuknya rusak. Ketika selulosa dijadikan bahan pembuat film yang kemudian disebut seluloid pada awal 1900.
Dalam waktu hampir bersamaan, tepatnya 1897, muncul jenis plastik lain bernama formaldehyde resins atau disebut bakelit. Namun, jenis plastik ini kemudian disebut sebagai plastik modern. Salah satu produk yang terkenal ketika itu adalah ketika jenis ini digunakan sebagai campuran pembuat kapur tulis.
Plastik jenis ini mencampur antara formaldehyde resin dengan teknik pembuatan dengan elektrisitas (listrik). Plastik milik Smith bersifat lebih keras dan kaku.
Secara garis besar, pada 1839 – 1894 merupakan era kemunculan plastik jenis semisintetis. Sedangkan pada awal abad ke-20 (1908 – 1932) merupakan era paling produktif munculnya jenis-jenis plastik, mulai dari plastik yang kemudian dijadikan benang (nilon), PVC yang lebih elastis, hingga “si busa putih bernama Styrofoam temuan Ray McIntire pada 1954″.
Memasuki era modern, 1940 – 1980, material pembuat plastik bukan hanya dari selulosa, alkohol, atau resin, namun ada yang dicampur kristal. Yang sifatnya kaku, awet, dan bening transparan seperti kristal. Plastik jenis ini kemudian banyak digunakan sebagai kaca lampu kendaraan atau lampu-lampu lainnya.

Pengertian Plastik



PENGERTIAN PLASTIK
OLEH : NUKE ROSTIANA, S. Pd.

Untuk mengurangi kekeliruan pemahaman kita tentang plastik, sebaiknya kita ketahui dulu apa pengertian, jenis, manfaat, dan bahaya dari plastik tersebut.
Plastik dapat diartikan sebagai polimer bercabang atau linear yang dapat dilelehkan atau dilunakkan dengan menggunakan api atau suhu panas lainnya.
Dengan kata lain, plastik memiliki derajat kekristalan yang lebih rendah daripada serat. Material plastik pertama kali digunakan sejak abad ke-19. Hal ini terlihat dari banyaknya plastik yang dibuat dan dicetak. Akan tetapi, pada tahun 1990-an, plastik menjadi bahan atau bagian kebutuhan yang sangat diinginkan. Hal ini terbukti dari banyaknya plastik yang dibuat dan dicetak.
Tiap tahun, kebutuhan akan plastik semakin bertambah. Pada tahun 2005 plastik dicetak sebanyak 220 juta ton. Terbayang bukan, betapa banyaknya kebutuhan orang akan plastik sebab hampir semua bahan dan alat yang kita gunakan terbuat dari plastik, semisal botol, sandal, tas, keranjang, ember, dan gelas.
Plastik menjadi primadona karena dianggap awet, kuat, dan ringan. Meski bersifat hampir sama dengan logam (awet dan kuat), logam dianggap terlalu berat dan mahal. Akhirnya, hal itu yang membuat kebutuhan plastik di dunia semakin tinggi.
Sedangkan sebanyak 9,1 miliar botol plastik telah menjadi sampah percuma hampir setiap tahunnya, sedangkan yang didaur ulang hanya 360 juta botol plastik. frans ekodhanto

Puisi Cinta Lingkungan



DI SEKOLAH KU
Oleh Yasmin (Kelas VII.9)
Lingkungan sekolah ku…
kau begitu bersih
kau begitu sejuk
dan buat ku selalu bahagia

Lingkungan sekolah ku…
kau yang buat ku semangat
dan buat ku sadar
akan hidup ini

Ketika ku berangkat sekolah
begitu banyak kebahagiaan
dengan hati
yang penuh kegembiraan

Burung-burung yang berkicau
membuat lingkungan sekolahku
lebih berarti
tanaman yang berwarna-warni yang buat ku semakin bergairah

Ku mulai sekolah ku
dengan penuh kegembiraan
tak ada sampah sedikitpun
di lingkungan sekolah ku

Kupu-kupu yang berterbangan
bagaikan orang yang sedang menasehati aku untuk merawat dan mencintai lingkungan sekolah ku dengan sepenuh hati







LINGKUNGAN RUMAHKU
Oleh BRAPISKO (KELAS VII.10)

Lingkungan ku.........
saat kau tercemar
aku lupa membersihkannya
saat kau kotor
aku tidak membersihkannya

Lingkungan ku........
kau menjadi berpolusi karena manusia
kau menjadi kotor karena kami
semua ulah itu kesalahan kami

Lingkungan hidupku..........
maafkanlah perbuatan kami
maafkan pula kelalaian kami
mulai saat ini
kami pasti akan menjagamu

Cinta Lingkungan



                     Oleh: NAMIRA (kelas VII.9)
Mengapa alam sangat berarti bagi makhluk hidup, terutama manusia? Mengapa kita harus peduli dan mencintai alam? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mingkin terpikirkan di dalam benak kita. Alam sangat berarti dan berperan penting bagi makhluk hidup dan kehidupan di muka bumi. Alam dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya merupakan warisan nenek moyang kita dan titipan cucu di masa mendatang yang patut kita jaga kelestariannya dan keberlnjutannya. Kita beserta anak dan cucu tentu menginginkan lingkungan yang serasi dan lestari agar dapat melangsungkan hidup.
Alam yang serasi dan lestari adalah alam yang mengandung berbagai komponen ekosistem secara seimbang. Setiap komponen di dalam ekosistem berinteraksi dan membutuhkan oleh karena itu, kita harus menyayangi alam dengan cara memelihara dan melestarikannya. Keseimbangan inilah yang harus tetap dijaga agar keanekaragaman sumber daya alam tetap lestari dan terjamin. Keseimbangan alam dapat terganggu atau rusak. Dengan demikian, pemanfaatan sumber daya alamsebaiknya diusahakan secara arif dan bijaksana sesuai keseimbangan alam.
Selain itu kamu tentu pernah mendengar atau bahkan mengalami beberapa peristiwa kerusakan alam di Indonesia seperti banjir, tanha longsor, semburan dan banjir lumpur panas, pencemaran air limbah, kepunahan species hewan dan tumbuhan, kebakaran hutan, polusi udara oleh kendaraan bermotor atau hasil industri, dan peristiwa lainnya.
Tidak sedikit dari peristiwa tersebut merupakan perbuatan manusia yang mendominasi alam secara berlebihan. Hal ini secara langsung dan tidak langsung berdampak negatif terhadap manusia, makhluk hidup lain, alam itu sendiri dan tentu saja kehidupan di muka bumi ini.
Dalam istilah lingkungan konsep 5 R sudah sering Anda dengar atau mungkin kali ini baru Anda dengar. Konsep 5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle(Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Istilah – istilah ini sering disebutkan dalam upaya melestarikan lingkungan hidup. Untuk dapat diterapkan, berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R.
1. Recycle
Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse
Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
3. Reduce
Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat menguarangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.
4. Replace
Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
5. Replant
Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohnya melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akan menjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.
Dengan menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan memlihara lingkungan agar tidak rusak atau tercemar.